Bersatu Lawan Corona, Lawan Virusnya Jangan Orangnya

Tahunan|| COVID-19 adalah penyakit yang dapat mengalami mutasi antigenetik.
Gejala infeksi yang tampak umumnya seperti batuk, dahak, peningkatan penyakit pendahulu, suhu tubuh lebih dari 37 derajat celcius, konsolidasi paru atau adanya ronki basah, dan lainnya.
Namun, tentu tidak ada alasan untuk takut kepada tetangga yang terpapar Covid-19, mereka pun sejatinya tidak ingin dirinya tertular. Sebisa mungkin Anda harus membantu mereka sedikitnya dengan sikap yang sederhana yakni tidak mengucilkan mereka yang tertular.
Kemudian terapkan jarak saat berkomunikasi dengan siapapun minimal dua meter dan jangan masuk ke rumah mereka yang tertular tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Namun jika terpaksa harus masuk ke rumah tetangga yang tertular, gunakan APD lengkap dan setelahnya segera ganti pakaian, mandi dan cuci baju tanpa mendiamkannya terlebih dahulu agar risiko bisa diminimalisir dengan upaya tersebut.
Selain itu, sebisa mungkin bantulah mereka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka yang tertular meski tanpa gejala sekalipun agar mereka tidak perlu memaksakan diri keluar rumah.
Lalu bersihkan lingkungan sekitar dengan menyemprotkan cairan disinfektan secara berkala.
Sementara itu arahkan anggota keluarganya yang lain untuk melakukan isolasi mandiri di ruangan yang terpisah dan menghindari kontak langsung.
Tetangga yang tertular harus menggunakan alat makan, dan kebutuhan harian lainnya yang terpisah dari anggota keluarganya yang lain.
Setelah semua tata cara tersebut dilakukan, Anda sebagai tetangganya harus memantau kesehatan mereka secara berkala dan selalu antisipasi untuk jaga jarak, jaga kesehatan, jaga pola makan, selalu pakai masker, selalu cuci tangan sesuai protokol yang sudah di sosialisasikan pemerintah.
Stop mengucilkan, beri semangat agar mereka kembali sehat dan virus Corona segera MINGGAT .
Semangat semangat semangat 🙏🏻

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan